Dini hari tadi Area parkir lantai 2 Kantor Direktorat Jenderal
Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham),
Kuningan, Jakarta Selatan, mendadak heboh lantaran penemuan mayat
seorang Jenderal bintang satu TNI AD dalam keadaan terbujur kaku.
Setelah dilakukan pemeriksaan identitas, ditemukan kartu tanda
Prajurit TNI AD bernama Brigjen TNI Nainggolan. Saat ini jenderal
tersebut diketahui menjabat sebagai pejabat tinggi (Pati) Pati Ahli
KSAD.
Menanggapi
kejadian tersebut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono
mengungkapkan bahwa awalnya jenazah Jenderal TNI Nainggolan ditemukan
oleh dua satpam yang saat itu sedang melakukan patroli untuk mengecek
kendaraan pejabat yang masih terparkir di gudang.
Kedua satpam itu mengatakan bahwa mereka melihat korban berada tepat disamping mobil Toyota Corolla Altis berwarna hitam.
“Waktu korban ditemukan pintu depan kanan mobul dalam keadaan terbuka dan posisi kepala korban saat itu tepat di jok kurso depan sebelah kanan mobil,’’ ujar Awi di Jakarta, Jumat (26/8).
Awi juga mengungkapkan bahwa saat jenazah Nainggolan ditemukan ada 19 lebar uang pecahan 100 ribu berserakan disampingnya.
“Di sekitar korban ditemukan pecahan Rp 100 ribu berserakan di jok mobil, sebuah tas warna cokelat dan sebuah amplop,’’ ujarnya.
Awi juga mengatakan bahwa selain uang pecahan Rp 100 ribu tersebut, petugas kepolisian juga menganamkan dua buah ponsel dan satu tas kerja milik korban.
Untuk sementara ini pihak kepolisian belum menemukan tanda-tanda kekerasa pada tubuh jenderal bintang satu tersebut, sementara kasus ini akan terus ditindaklanjuti oleh Polsek Setiabudi.
Kedua satpam itu mengatakan bahwa mereka melihat korban berada tepat disamping mobil Toyota Corolla Altis berwarna hitam.
“Waktu korban ditemukan pintu depan kanan mobul dalam keadaan terbuka dan posisi kepala korban saat itu tepat di jok kurso depan sebelah kanan mobil,’’ ujar Awi di Jakarta, Jumat (26/8).
Awi juga mengungkapkan bahwa saat jenazah Nainggolan ditemukan ada 19 lebar uang pecahan 100 ribu berserakan disampingnya.
“Di sekitar korban ditemukan pecahan Rp 100 ribu berserakan di jok mobil, sebuah tas warna cokelat dan sebuah amplop,’’ ujarnya.
Awi juga mengatakan bahwa selain uang pecahan Rp 100 ribu tersebut, petugas kepolisian juga menganamkan dua buah ponsel dan satu tas kerja milik korban.
Untuk sementara ini pihak kepolisian belum menemukan tanda-tanda kekerasa pada tubuh jenderal bintang satu tersebut, sementara kasus ini akan terus ditindaklanjuti oleh Polsek Setiabudi.
0 Komentar untuk "Disekitar Jasad Jenderal TNI AD yang Tewas Tersebut di Temukan Uang Berserakan"